Jumat, 28 Desember 2007

Penentuan diterima atau tidaknya karyawan bekerja

Seorang dokter pemeriksa medical check up melakukan pemeriksaan kesehatan seperti yang diminta oleh perusahaan bagi calon karyawan.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik, laboratorium, radiologi dan pemeriksaan khusus lainnya seperti audiometri atau spirometri.

Hasil medis yang didapat merupakan rahasia medis calon karyawan , dan pihak klinik atau Rumah Sakit ( provider ) memberikan informed consent untuk ditanda-tangani oleh calon karyawan yang merupakan surat persetujuan bahwa hasil medis calon karyawan tersebut akan diberikan ke perusahaan.

Hasil medis yang diberikan oleh dokter merupakan diagnosa klinis, saran, kesan dan kesimpulan apakah karyawan tersebut fit atau tidak untuk bekerja,

Kesimpulan dapat berupa fit on job, temporary unfit, fit with restriction, unfit.
Pihak provider tidak boleh memberikan kesimpulan apakah calon karyawan dapat diterima bekerja atau tidak.
Yang berhak menentukan penerimaan karyawan adalah perusahaan.

Fit on job
Artinya bahwa calon karyawan tersebut dapat melakukan pekerjaan apapun juga tanpa kendala kesehatan yang berarti.

Temporary unfit
Artinya calon karyawan tersebut dapat bekerja setelah melakukan pengobatan terlebih dahulu. Perusahaan harus mempertimbangkan masalah kesehatan calon karyawan tersebut.

Fit with restriction
Artinya calon karyawan tersebut dapat bekerja namun pekerjaannya terbatas.

Unfit for spesific occupation
Artinya calon karyawan tersebut tidak sehat untuk melakukan pekerjaan tertentu

Unfit for job
Artinya calon karyawan tidak sehat untuk bekerja.

Tidak ada komentar: